Button Text! Submit original article and get paid. Find out More

Cara Mendapatkan Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Salah satu cara untuk mengembangkan usaha rakyat mikro kecil, menengah dan koperasi adalah dengan memberikan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat. Sejak tahun 2007, pemerintah sudah meluncurkan program tersebut. Selain memberikan fasilitas penjaminan kredit melalui PT. Askrindo dan Perum Sarana Pembangunan Usaha, pemerintah juga menjalin kerjasama dengan Bank untuk menyediakan jasa KUR ini. Di antaranya, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Bukopin, Bank BTN, dan Bank Syariah Mandiri.

Pengertian Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat adalah layanan kredit atau pembiayaan dari pemerintah melalui perbankan yang ditujukan untuk pelaku UMKMK atau Koperasi yang feasible namun belum bankable. Maksud feasible disini adalah usaha tersebut memiliki kelayakan dan prospek bisnis yang baik serta mempunyai kemampuan untuk mengembalikan pinjaman. Usaha rakyat yang menggunakan KUR diantaranya usaha yang bergerak di bidang industri, pertanian, koperasi, perikanan dan masih banyak lagi.

Lantas, sebenarnya apa sih manfaat dan tujuan dari Kredit Usaha Rakyat itu sendiri? Simak penjelasannya dibawah ini ya.

Tujuan dan Manfaat Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat bertujuan untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK), menciptakan lapangan pekerjaan, dan membantu mengurangi angka kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah menerbitkan Paket Kebijakan yang bertujuan meningkatkan Sektor Riil dan memberdayakan UMKMK yang meliputi :

  1. Peningkatan akses pada sumber pembiayaan
  2. Pengembangan kewirausahawan
  3. Peningkatan pasar produk UMKMK
  4. Reformasi regulasi UMKMK

Nah, jika sudah mengetahui tujuan dan manfaat dari Kredit Usaha Rakyat selanjutnya adalah bagaimana cara mengajukan kredit usaha rakyat melalui perbankan? Apakah bisa mengajukan kredit usaha rakyat tanpa agunan lewat perbankan di bawah ini? Simak ulasannya berikut ya.

Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat BNI

Bukan hanya calon debitur dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saja yang bisa mengajukan KUR di BNI namun juga anggota keluarga karyawan/karyawati berpenghasilan tetap atau bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan TKI yang purna dari bekerja di luar negeri.

Untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat di BNI terbilang mudah, cepat dan memiliki jangka waktu pengembalian hingga 5 tahun. Selain untuk modal usaha, KUR di BNI juga bisa untuk kredit investasi. Berikut ini beberapa syarat yang harus diperhatikan untuk mengajukan kredit usaha rakyat BNI :

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Identitas berupa Surat Legalitas Usaha dari kelurahan setempat
  3. Fotokopi Kartu Keluarga, KTP pasangan dan surat nikah
  4. Pas Foto terbaru

Dengan begitu, anda baru bisa mengajukan KUR BNI yang terdiri dari KUR Mikro, Ritel dan TKI. Adapun alokasi dana untuk KUR Mikro dan KUR TKI hingga Rp 25 Jt dengan jangka waktu pengembalian hingga 3 tahun. Sementara itu, untuk KUR Ritel sendiri BNI menyediakan alokasi dana hingga Rp 500 Jt dengan jangka waktu pengembalian hingga 5 tahun. Informasi selengkapnya bisa anda lihat disini.

Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat BRI

Bank BRI juga menjadi salah satu bank yang menyediakan program kredit usaha rakyat untuk membantu pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Masyarakat dapat mengajukan pinjaman melalui program ini dengan dana pinjaman mulai dari Rp 1 Juta hingga Rp 25 Juta.

Berikut ini persyaratan mengajukan kredit usaha rakyat Bank BRI :

  1. Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  2. Fotokopi surat nikah dan Kartu Keluarga
  3. Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan/RT RW setempat
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk

Pembiayaaan KUR Bank BRI terdiri dari :

  • KUR Bank BRI terdiri dari KUR Mikro, KUR TKI, dan KUR Ritel
  • KUR Mikro adalah Kredit Modal Kerja (KMK) atau Investasi dengan dana hingga Rp. 25 Juta per debitur.
  • KUR Ritel adalah Kredit Modal Kerja atau Investasi kepada debitur yang memiliki usaha yang layak, hingga Rp 500 Juta per debitur.
  • KUR TKI Bank BRI diberikan untuk membiayai perjalanan calon TKI ke negara penempatan dengan dana pinjaman hingga Rp. 25 Juta.
  • Sektor usaha dibiayai sesuai ketentuan dari pemerintah.

Jangka waktu pinjaman KUR di Bank BRI adalah hingga 5 tahun. Pengajuan pinjaman bisa dilakukan di kantor cabang BRI terdekat di wilayah anda dan tentunya dari Senin – Jumat.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Modal Usaha 

Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat Bank Mandiri

UMKM anda butuh modal? Lewat program Kredit Usaha Rakyat di Bank Mandiri ini bisa menjadi solusi untuk menjalankan usaha anda. Namun, sebelum mengajukan KUR di Bank Mandiri anda harus memperhatikan hal berikut ini terlebih dulu :

  1. Pastikan anda tidak sedang menerima kredit dari pemerintah ataupun perbankan lain.
  2. Anda juga tidak sedang mengajukan kredit konsumtif, berupa kredit motor, BPKB, kartu kredit dan kredit konsumtif lainnya. Jika masih ada, selesaikan terlebih dulu kredit konsumtif tersebut.

Jika kedua hal tersebut sudah anda penuhi, selanjutnya adalah memenuhi persyaratan administratif sebagai berikut ini :

  1. Fotokopi KTP pribadi dan pasangan
  2. Fotokopi Kartu Keluarga
  3. Dokumen legalitas usaha seperti NPWP, SIUP, SKDU
  4. Fotokopi rekening tabungan/giro selama 6 bulan terakhir

Jika sudah memenuhi persyaratan administratif diatas, anda bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat di Bank Mandiri. Perlu diketahui juga, bahwa limit kredit individu (KUR Langsung) maksimal Rp 500 Juta. Sementara untuk KUR tidak langsung dibagi menjadi dua bagian :

  • Pola Excuting : maksimal Rp. 2 Milyar per lembaga linkage dan maksimal per Rp. 100 Juta per end user.
  • Pola Channeling : nah, kalau yang ini sesuai daftar nominatif end user dengan limit kredit per end user hingga Rp. 500 Juta.

Sementara itu, untuk jenis kredit adalah untuk investasi dan modal kerja. Jangka waktu pinjaman sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai KUR anda bisa mengunjungi Bank Mandiri terdekat.

Bisakah Mengajukan Kredit Usaha Rakyat Tanpa Agunan?

Sejak tahun 2015 lalu, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa mewajibkan pelaku usaha tersebut untuk menyertakan jaminan. Dengan adanya peraturan baru ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan kredit hingga Rp 25 Juta tanpa agunan.

Namun, meskipun sudah ada peraturan pemerintah sendiri nyatanya kredit usaha rakyat tanpa agunan masih perlu penilaian dari pihak bank atas usaha atau bisnis yang sedang dijalankan. Jadi, jika penilaian dari bank kurang meyakinkan, maka pihak bank akan menetapkan agunan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan Permenko Nomor 8 tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat, tepatnya pada pasal 10 menyatakan bahwa agunan pokok KUR adalah usaha atau objek yang dibiayai oleh KUR. Dengan kata lain, anda harus memiliki usaha yang berjalan karena itulah yang menjadi agunan/jaminan sebenarnya.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai Kredit Usaha Rakyat. Jika anda ingin mengembangkan usaha namun tidak memiliki modal yang cukup, tidak ada salahnya untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat lewat beberapa bank di atas.

Semoga dapat membantu dan memberikan inspirasi bagi anda yang membacanya. Jangan lupa share artikel ini ya!

Leave a Reply