Button Text! Submit original article and get paid. Find out More

Cara Cek BPJS, Kamu Nggak Akan Mengira Semudah Ini!

Cara cek BPJS ternyata nggak sesulit yang kita kira lho! Hampir semua orang sudah pasti punya kartu BPJS, entah pribadi atau dari perusahaan. Sebelum membahas cara cek bpjs lebih lanjut, cari tahu dulu seluk beluk tentang BPJS.00

BPJS adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS Kesehatan merupakan BUMN yang tugasnya menyelenggarakan jaminan pemeliharaaan kesehatan untuk Warga Negara Indonesia. Sebelum lanjut ke cara cek BPJS Kesehatan, sudah tau langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk mendaftar BPJS Kesehatan?

BPJS Kesehatan, Ini Dia Cara Daftar Offlinenya

Cara mendaftar BPJS Kesehatan sama mudahnya dengan cara cek BPJS Kesehatan. Kamu bisa mendaftar secara online ataupun offline. Jika offline, kamu hanya perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan terdekat di wilayahmu dan membawa beberapa persyaratan dokumen (semuanya fotokopi, kecuali pas foto) berikut ini :

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Paspor yang berlaku sebanyak 1 lembar.
  • Kartu Keluarga (KK) 1 lembar
  • Buku Tabungan
  • Pas foto 3×4, sebanyak 1 lembar

Setelah itu, ambil formulir Data Isian Peserta (DIP) yang telah disediakan dan isi data diri kamu lalu lampirkan dokumen persyaratan membuat kartu BPJS Kesehatan. Setelah mendaftar, kamu akan mendapatkan Nomor Virtual Account (VA). Lakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui Bank Mandiri, BRI, atau BNI. Selain lewat bank, pembayaran BPJS juga dapat dilakukan di gerai Alfamart ataupun Indomaret terdekat.

Simpan bukti pembayaran iuran tersebut dan serahkan ke kantor BPJS Kesehatan tempat kamu mendaftar untuk mendapatkan kartu JKN. Kartu BPJS sudah bisa kamu gunakan. Cara menggunakan BPJS Kesehatan juga sangat mudah, kamu tinggal membawa kartu BPJS ketika kamu berobat ke faskes yang kamu daftarkan.

Langkah Mendaftar BPJS Kesehatan Online

Cara cek BPJS – Sama halnya dengan mendaftar BPJS Kesehatan Offline, dokumen yang perlu disiapkan antara lain alamat email dan no hp, KTP yang masih berlaku, Kartu Keluarga, Kartu NPWP, dan Nomor Rekening yang digunakan untuk membayar iuran. Setelah menyiapkan dokumen persyaratan, ikuti langkah-langkah berikut untuk mendaftar BPJS Kesehatan secara online :

  • Buka link berikut lewat gadgetmu
  • Muncul laman “Syarat & Ketentuan”. Sebelum kamu mendaftar, sebaiknya baca terlebih dulu.

syaratbpjs

  • Setelah itu, klik tombol “Pendaftaran” yang ada di sebelah pojok kanan bawah pada laman tersebut. Lalu, kamu akan berkunjung ke halaman selanjutnya seperti gambar berikut ini :

daftar-bpjs

Pilih jenis kepesertaan dan centang terlebih dulu tulisan “Dengan ini saya menyatakan untuk mendaftarkan diri beserta anggota keluarga”, baru kamu bisa mengisi Nomor Kartu Keluarga dan Nomor Captcha.

Pastikan Nomor Kartu Keluarga telah diisi dengan benar, karena akan dilacak oleh sistem. Jika salah, maka pendaftaran tidak dapat dilanjutkan.

  • Lalu klik “Inquery Kartu Keluarga” setelah itu klik “Proses Selanjutnya”.
  • Isi data yang telah disediakan, data diri, lamat lengkap, pilihan kelas I, II, atau III serta Faskes yang dituju.
  • Kemudian pilih biaya iuran perbulan sesuai tingkatan kelas. Rentang biaya mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 80.000 setiap bulannya.
  • Tunggu pemberitahuan nomor registrasi melalui email kamu, lalu print lembar Virtual Account BPJS.
  • Lakukan pembayaran melalui ATM BNI, BRI atau Mandiri. Kamu bisa juga membayar di gerai Alfamart & Indomaret terdekat. Simpan bukti pembayarannya.
  • Setelah membayar, kamu akan mendapatkan email balasan dari BPJS berupa E-ID Card yang bisa kamu print sendiri.

Selanjutnya, setelah Kartu BPJS dibuat pastinya kita ingin tahu bagaimana cara cek BPJS Kesehatan. Supaya kartumu dapat digunakan dengan baik, hindari penunggakan tagihan ya.

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Online

1. Klik disini
2. Masukan nomor kartu  (13 Digit)
3. Masukan data tanggal lahir dan kode validasi yang tertera, kemudian klik tombol “cek”.
4. Beberapa saat kemudian informasi detail BPJS akan muncul beserta dengan total tagihan yang telah dibayarkan dan kelebihan saldo (jika ada). Selain itu, cara cek BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan dengan mendownload aplikasinya di Play Store.

Lalu, dimana aja sih kita bisa membayar tagihan atau iuran BPJS Kesehatan? Berikut tempat pembayaran tagihan BPJS Kesehatan :

1. Kantor BPJS.
2. Bank BRI, BNI, Mandiri dan BTN.
3. ATM BRI, BNI, Mandiri dan BTN.
4. SMS Banking dan internet banking dari BRI, BNI, Mandiri dan BTN.
5. Alfamart, Indomart, Seven Eleven dan Circle K.
6. Kantor pos.
7. Dompetku (uang elektronik dari Indosat).
8. Loket pembayaran iuran melalui Payment Point Online Bank (PPOB). Tetapi pembayaran iuran lewat PPOB dikenakan biaya administrasi sebesar Rp. 2.500,-

Sementara itu, terkadang kita suka lupa kapan terakhir kali membayar iuran BPJS. Sehingga kita tidak tau apakah kartu BPJS kita masih aktif atau tidak. Cara cek aktif atau tidaknya BPJS  hampir sama dengan cara cek tagihan, kunjungi link berikut dan masukkan nomor kartu serta tanggal lahir, lalu klik tombol Cek. Setelah itu, jika kartu BPJS kamu aktif maka datanya akan muncul begitupun sebaliknya.

BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaminan sosial untuk pekerja WNI, dimana para pekerja nantinya mendapatkan dana pensiun melalui Jaminan Hari Tua atau JHT. Bukan hanya para pekerja kantoran saja yang dapat hak namun, pekerja lepas atau freelance juga bisa mendapatkan hak BPJS Ketenagakerjaan.

Lalu bagaimana cara mendaftar BPJS Ketenagakerjaan? Ada dua kategori saat mendaftar BPJS Ketenagakerjaan, berikut penjelasannya :

Peserta tenaga kerja dalam hubungan kerja

Berikut ini adalah beberapa syarat dokumen yang perlu disiapkan oleh perusahaan dan kamu saat akan mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan.

1. Asli dan salinan SIUP / Surat Izin Usaha Perdagangan.
2. Asli dan salinan NPWP Perusahaan.
3. Asli dan salinan Akta Perdagangan Perusahaan.
4. Salinan KTP / Kartu Tanda Penduduk masing-masing karyawan.
5. Salinan KK / Kartu Keluarga masong-masing karyawan.
6. Pas foto warna Karyawan, ukuran 2 x 3 sebanyak 1 lembar.

Perusahaan dapat mendaftarkan karyawan sebagai peserta melalui website BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, klik bagian kolom yang tertera pada gambar berikut ini

Daftarkan alamat email perusahaan dan tunggu balasan email dari pihak BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, bawa dokumen-dokumen yang diminta ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Peserta tenaga kerja luar hubungan kerja

Jika kamu berstatus sebagai Freelancer ataupun pengusaha tanpa badan usaha, dibutuhkan sebuah wadah organisasi untuk mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan dengan jumlah minimal 10 orang.

Berikut persyaratan dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja mandiri:

1. Surat izin usaha dari kelurahan setempat.
2. Salinan KTP masing-masing pekerja.
3. Salinan KK / Kartu Keluarga masing-masing pekerja.
4. Pas foto warna masing-masing pekerja ukuran 2×3 sebanyak 1 lembar.

Sama dengan mendaftarkan tenaga kerja dalam hubungan kerja, kamu bisa membuka halaman web BPJS Ketenagakerjaan dan gunakan alamat email perwakilan organisasi untuk mendapatkan notifikasi email dari BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, bawa dokumen persyaratan ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Masih belum tahu bagaimana cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan/JHT kamu? Ada 3 cara yang bisa kamu lakukan, di antaranya :

  • Melalui SMS dengan mengetik REG#NoJamsostek/BPJS#Tanggal lahir#Nama Ibu Kandung lalu kirim ke 2757
  • Melalui website BPJS Ketenagakerjaan, lalu masukan ID dan password kamu. Selain cek saldo, kamu juga bisa melakukan e-klaim di website tersebut.
  •  Melalui ATM BNI, tentunya hanya berlaku untuk nasabah BNI saja.
  • Datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Lalu, bagaimana jika kita ingin melakukan klaim dana JHT? Kamu bisa mengajukan klaim online melalui website ataupun datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Berikut persyaratan dokumen yang harus dibawa pada saat melakukan klaim JHT :

  1. Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan
  2. Surat Keterangan Kerja
  3. KTP yang masih berlaku
  4. Kartu Keluarga, dan
  5. Buku Tabungan

Jangan lupa juga memfotocopy dokumen-dokumen tersebut masing-masing satu lembar dan juga menyertakan dokumen yang asli ya. 

Demikian artikel cara cek BPJS, semoga bermanfaat ya. Jangan lupa share artikel ini!

Leave a Reply